Bersama Keluarga Menuju Surga

familibahagia

Pernikahan adalah tanda kebesaran Allah, yang di dalamnya Allah janjikan ketenangan dan kasih sayang, seperti tersebut dalam Surat Ar-Ruum: 21.

Ketika ada ketidakbahagiaan dalam pernikahan, penyebabnya antara lain:

1. Faktor umum: Berpaling dari peringatan Allah.

Dan barangsiapa berpaling dari peringatan-Ku, maka sungguh dia akan menjalani kehidupan yang sempit, dan Kami akan mengumpulkannya di hari kiamat dalam keadaan buta. [Q.S. Thaha: 124]

2. Faktor khusus

  • Pernikahan adalah ibadah yang panjang sehingga perlu usaha yang besar dalam mengelolanya. Komunikasi yang baik adalah salah satu kunci utama dalam mengelola pernikahan.
  • Godaan setan saat iman turun.

Untuk mengatasi ketidakbahagiaan dalam pernikahan, beberapa langkah yang perlu dilakukan adalah:

  • Mengingat kembali visi pernikahan, untuk kelak berkumpul kembali di surga (Q.S. Ath-Thuur: 21)
  • Terus memperbaiki diri, tidak mengandalkan pasangan untuk memperbaiki diri kita ketika kita salah, juga mengingat bahwa pasangan adalah ladang ibadah. Pengingat tentang kewajiban kita pada keluarga adalah seperti tersebut dalam Surat At-Tahriim: 6.
  • Berusaha untuk terus istiqomah, mengingat sifat hati yang begitu mudah berbolak-balik. Doa yang disunnahkan untuk menjaga hati tetap di jalan Allah adalah:

    Yaa muqollibal quluub, tsabbit qolbi ‘alaa diinik (Wahai Zat yang membolak-balikkan hati teguhkanlah hatiku di atas agama-Mu) [HR. Tirmidzi, Ahmad, Hakim]

Semoga Allah Menganugerahkan kepada kita keluarga yang penuh barakah, hingga nanti kembali berkumpul di surga-Nya.

Wallahu A’lam bish shawab.

Penulis: Putri Setiani
Dirangkum dari materi daurah kemuslimahan KMI-S, 28 Desember 2013

Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

:D :) :( :eek: :o :-S 8) :oops: ;-( :lol: :| :x :P :mrgreen: :wink: :dizzy: :roll: :arrow: :idea: :?: :!: :evil: 0==(D)