Buljum 2016.5.6: Tanggung Jawab Membangun Peradaban

Pendidikan merupakan faktor penting dan berpengaruh besar dalam membangun sebuah peradaban. Melalui pendidikan yang berkualitas, sebuah bangsa yang semula tertinggal dapat menjadi sebuah bangsa yang maju. Sebaliknya, sebuah bangsa yang kualitas pendidikannya rendah, maka niscaya bangsa tersebut akan menjadi bangsa yang tertinggal. Membangun peradaban suatu bangsa berarti membangun anak-anak bangsa. Sebagai generasi penerus dan kunci masa depan suatu bangsa, proses pendidikan anak dan generasi muda perlu menjadi perhatian.

Pendidik merupakan komponen terpenting dalam proses pendidikan. Peran pendidik sangatlah vital untuk menentukan keberhasilan dan kualitas dalam sistem pendidikan. Yang dimaksud pendidik tidaklah terbatas hanya dalam sebuah sistem pendidikan formal, misal guru di sekolah ataupun dosen di kampus. Institusi pendidikan non-formal, khususnya peran keluarga melalui ayah dan ibu, memiliki tanggung jawab yang tidak kalah besar dalam proses pendidikan anak dan kaum muda.

Tanggung Jawab Pendidik

Salah satu esensi pendidikan adalah upaya membentuk kebiasaan baik, sehingga kebiasaan baik tersebut tertanam di dalam dirinya. Imam Al Ghazali mengatakan, “Anak merupakan amanah bagi kedua orang tua. Hatinya yang suci adalah permata yang mahal. Jika dibiasakan melakukan kebaikan maka ia akan tumbuh baik dan bahagia dunia dan akhirat. Namun, jika dibiasakan berbuat kejelekan dan dibiarkan seperti binatang, ia akan celaka dan binasa.”

Setidaknya ada tujuh jenis tanggung jawab dari para pendidik untuk mendidik anak anak dan kaum muda sebagai generasi penerus bangsa. Ketujuh tanggung jawab tersebut adalah: 1) tanggung jawab pendidikan iman; 2) tanggung jawab pendidikan moral; 3) tanggung jawab pendidikan fisik; 4) tanggung jawab pendidikan akal; 5) tanggung jawab pendidikan kejiawaan; 6) tanggung jawab pendidikan sosial dan 7) tanggung Jawab pendidikan seksual. Dalam kesempatan ini hanya akan dibahas tiga aspek tanggung jawab pendidik, yaitu tanggung jawab pendidikan iman, tanggung jawab pendidikan moral, dan tanggung jawab pendidikan fisik.

Tanggung Jawab pertama dan terpenting dari seorang pendidik dalam islam adalah pendidikan iman. Pendidikan iman merupakan akar sebelum pendidikan lainnya. “Jenis” pendidikan lain tidaklah berarti tanpa pendidikan iman yang kuat dan kokoh. Tanggung jawab pendidikan iman merupakan upaya untuk mengikat anak dengan dasar dasar keimanan, rukun dan syariat islam. Diantara pendidikan iman tersebut misalnya mengajarkan masalah halal dan haram; memerintahkan untuk beribadah ketika sudah cukup usia; mendidik mereka untuk cinta kepada Nabi dan keluarganya; mendidik mereka untuk cinta membaca Al-Qur’an dan berbagai pendidikan iman lainnya.

Tanggung jawab pendidik selanjutnya adalah Pendidikan Moral. Pendidikan moral merupakan upaya untuk membentuk kebiasaan watak dan sikap dalam bertindak dan berperilaku di kehidupan sehari hari. Keluhuran akhlak dan tingkah laku juga merupakan buah dari pendidikan iman. Berbagai fenomena sosial negatif yang selama ini terjadi juga merupakan cermin dari rendahnya pendidikan moral. Anak dan kaum muda yang gemar berbohong, mencuri, mencaci, mencela merupakan bentuk kegagalan dari pendidikan moral.

Tanggung jawab pendidikan fisik merupakan upaya agar anak dan kaum muda dapat tumbuh dengan fisik yang kuat dan sehat. Islam telah memberikan panduan dalam pendidikan fisik. Diantara yang paling utama dalam pendidikan fisik tersebut adalah peran dan kewajiban sebagai orang tua untuk memberikan nafkah kepada keluarga dan anak; memberikan makanan dan minuman yang berigizi; membentengi dan mengobati diri dari berbagai jenis penyakit serta membiasakan anak untuk gemar berolahraga.

Mendidik Anak dan Pemuda = Membangun Peradaban

Bahkan seorang presiden Amerika Serikat, yang ke-35, John Fitzgerald Kennedy, berkata, “Anak-anak adalah sumber daya dunia yang paling bernilai dan harapan terbaik untuk masa depan.” Sedangkan Presiden pertama Republik Indonesia, Soekarno, berkata, “Beri aku sepuluh pemuda, maka akan kuguncang dunia.” Ini menandakan pentingnya peran anak dan generasi muda untuk membangun peradaban. Sebagai seorang pendidik kita semua harus mampu memberikan pendidikan yang seimbang bagi generasi penerus kita kelak. Anak dan kaum muda harus mendapatkan pendidikan yang sesuai dan berkualitas untuk membangun peradaban bangsa yang lebih baik.

Wallahu A’lam.

Bahan bacaan:

  • Ulwan, Abdullah Nashih. (2012). Pendidikan Anak dalam Islam. Penerbit Insan Kamil: Solo.

Penulis: Oscar

Bookmark the permalink.

6 Comments

  1. That’s an inventive answer to an inretesting question

  2. Music is an essential part of our family life~worship, education and edification. Truly good music brings glory to God, always steering our hearts and minds toward Him.[]

  3. t'sal: Ano, tvoje argumenty chápu a jsou mi jasné :) Bylo by asi ideální, kdyby šlo takhle rozlišit mudly od kouzelníků, bohužel to z principu nejde, protože kouzelníci pochází i z mudlovských rodin (Hermiona). I tak mi selektivní překlad nepřijde ideální, protože i ostatní jména mají ve svém jazyce nějaký význam, i když se zrovna nemusí hodit k osobě, která se tak jmenuje.Ale nechci si hrát na lingvistu, jen mi tahle záležitost vždycky přišla líto, protože jinak si na českou HP terminologii stěžovat nemůžu :)

  4. Thanks for the sensible critique. Me and my neighbor were just preparing to do some research on this. We got a grab a book from our area library but I think I learned more from this post. I am very glad to see such fantastic information being shared freely out there.

  5. I agree that the covers are great, unfortunately the typeface of the text is so awful, they are virtually unreadable books. I got two but have vowed never to buy another, despite the great covers

  6. Joachim, queria perguntar-lhe isto ha já bastante tempo: diga-me, se souber, porque é que entre o ano 2001 e 2002 existe um subida na depesa de saúde tão acentuada?????.Rb

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

:D :) :( :eek: :o :-S 8) :oops: ;-( :lol: :| :x :P :mrgreen: :wink: :dizzy: :roll: :arrow: :idea: :?: :!: :evil: 0==(D)