Buljum 2015.7.24: Merasakan Bekas-Bekas Ramadhan

Ramadhan adalah bulan yang penuh keberkahan, bulan dimana pintu-pintu surga dibuka lebar dan pintu-pintu Neraka ditutup. Dari Abu Hurairah, ia berkata, bahwa Rasulullah ﷺ telah bersabda:

إذا جاء رمضان فتحت أبواب الجنة وغلقت أبواب النار، وصفدت الشياطين

”Apabila datang bulan Ramadhan, maka dibukalah pintu-pintu surga dan ditutup pintu-pintu neraka serta syaitan dibelenggu.” (Muttafaqun ‘alaihi).

Dibukanya pintu surga dan ditutupnya pintu neraka tersebut secara otomatis mengondisikan umat Islam dalam situasi ketaatan yang tak dijumpai di bulan-bulan lainnya. Di siang hari umat Islam dikondisikan dengan puasa, di malam hari umat Islam dikondisikan dengan sholat Tarawih. Pun dengan seruan-seruan menghatamkan Qur’an yang merdu terdengar sepanjang Ramadhan. Bulan Ramadhan pun menjadi bulan yang menyulitkan kita untuk bersikap riya’. Ketika kita berpuasa, orang lain pun berpuasa. Pun ketika kita menghatamkan Qur’an, orang lain juga menghatamkan Qur’an bahkan jauh lebih banyak dibandingkan kita. Hal itulah yang kemudian menjadikan bulan Ramadhan begitu spesial bagi pendidikan diri kita. Maka dari itu menjadi penting bagi kita untuk mengetahui dan menyadari apa saja bekas-bekas yang ditinggalkan Ramadhan bagi kita.

Lanjut baca