Halal-Haram

Bagi kita sebagai seorang muslim, dalam memilih makanan tentu perlu diperhatikan status halal atau haramnya suatu makanan. Di Jepang, suatu makanan dapat dikategorikan haram jika makanan tersebut mengandung daging babi, daging sapi dan daging ayam (baik itu dalam bentuk daging maupun ekstrak daging) atau mengandung alkohol. Untuk itu, dalam memilih produk makanan jadi ataupun snack, perlu diperhatikan komposisi/ingredients (原材料 / Genzairyo) dari makanan tersebut. Silakan rekan-rekan merujuk pada artikel kajian seputar hukum makanan di Jepang yang termuat di situs KMI-S ini. Salah satu komunitas nirlaba Halal Japan juga merilis daftar produk yang sejauh pemeriksaan mereka insya Allah halal. Di sini kami hanya menuliskan panduan singkat untuk menentukan status halal-haram produk makanan di Jepang.

Daftar Kandungan Makanan Haram

Salah satu cara yang paling mudah untuk menimbang apakah kita bisa memakan suatu produk pangan Jepang adalah dengan memeriksa bahan haram apa saja yang ada di komposisi produk tersebut. Jika tidak ada satupun bahan haram di dalamnya, insya Allah makanan tersebut berstatus halal. Hal yang agak menyulitkan adalah penulisan komposisi dalam huruf kanji. Berikut ini kami lampirkan kanji dari bahan-bahan yang haram yang sering tertulis di ingredients (原材料).

[diambil dari Kyoto Muslim Association (KMA), 1993]

Beberapa petunjuk:

  • Dalam snacks yang dijual di kombini (misalnya 7-11, Lawson, Family Mart), pada shortening-nya kadang kala tercantum ショートニング(パーム油、ヤシ油) yang menerangkan bahwa shortening-nya terbuat dari tumbuhan (minyak palem dan minyak kelapa sawit). Untuk kasus seperti ini makanan tersebut insya Allah boleh dimakan.
  • Ada dua macam lemak yang digunakan pada hampir semua jenis produk makanan di Jepang, yaitu (1) lemak nabati (植物性油脂) dan (2) lemak hewani (動物性油脂). Jika tertulis seperti no. (1), insya Allah bisa dimakan. Jika tertulis no. (2), bisa dipastikan haram. Namun, jika tertulis “lemak” saja (油脂), ini perlu diwaspadai dan ditanyakan ke customer service dari produk pangan tersebut.

Kita tidak perlu merasa malu/segan untuk meneliti dan bertanya komposisi dari setiap makanan yang kita ragukan kehalalannya. Untuk memudahkan kita mengetahui komposisi produk yang akan kita beli, di bawah ini dituliskan beberapa kanji bahan makanan dan bumbu.

  • Gula: 砂糖
  • Garam: 
  • Merica: こしょう / コショウ
  • Cabe: 唐辛子
  • Beras: お米 /
  • Beras ketan: もち米
  • Tepung terigu: 小麦粉
  • Daging sapi: 牛肉
  • Daging babi: 豚肉
  • Daging ayam: 鶏肉
  • Kaldu: コンソメ
  • Cuka:  / お酢
  • Soyu (kecap asin): しょうゆ / 醤油
  • Sake:  ( bir jepang)
  • Miso: 味噌 / みそ
  • Margarin: マーガリン
  • Butter: バター
  • Daging/meat : ミート
  • Mirin: みりん (mengandung alkohol, bisa diganti dengan gula)

7 Comments

  1. lemak itu tadi saya lihat…動物性油脂 (豚) jadi saya g jadi beli… tapi yg merek sama tapi beda rasa 植物性油脂 tanpa ada kanji 豚 nya ( hampir semua makanan jepang. tertulis kanji ini) jadi tidak apa apa ya?? .. terima kasih info bermanfaatnya…

  2. ada lagi produk lesitin dilarang… jika yang ini bagaimana 植物レシチン(大豆田来) artinya?? mohon dijelaskan karena レシチン diragukan …

  3. 植物レシチン(大豆田来) itu dari kedelai. insya Allah tidak mengapa. kalau yang mengandung kanji 豚 itu dari babi.

  4. Terimakasih banyak ,informasiya sangat berarti bagi saya khususnya dan masyarakat muslim di jepang pada umumnya.

  5. Jika dalam komposisi suatu produk terdapat バター apakah bisa dikonsumsi muslim?

  6. Apakah produk yang mengandung margarine tidak bisa dikonsumsi? Karena klo di Indonesia kan margarine terbuat dari lemak nabati ex sawit. Nah klo di Jepanv bagaimana? Trims.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

:D :) :( :eek: :o :-S 8) :oops: ;-( :lol: :| :x :P :mrgreen: :wink: :dizzy: :roll: :arrow: :idea: :?: :!: :evil: 0==(D)