• Home
  • MABRUK
  • Informasi Untuk Warga Muslim Baru di Sendai
MABRUK Makanan Halal

Informasi Untuk Warga Muslim Baru di Sendai

Tinggal di negara minoritas muslim pastinya menimbulkan banyak kekhawatiran atau pertanyaan tentang kehidupan sehari-hari. Masalah yang kerap dipikirkan tersebut dapat berupa makanan, penerimaan orang asing terhadap Islam, tempat sholat, dan lain-lain. KMIS mencoba memberikan info singkat dan dasar tentang kehidupan muslim di Kota Sendai. Semoga bermanfaat.

Q: Bagaimana cara masyarakat Jepang dan foreigners lainnya memperlakukan warga muslim di kota Sendai? Pada umumnya, masyarakat Jepang cukup toleran kepada orang lain termasuk kepada muslim foreigners. Walaupun masyarakat Jepang terbiasa dengan monokultur, namun kebanyakan dari mereka tidak bersikap diskriminatif terhadap foreigners.. Di kota besar, masyarakat Jepang sudah tidak asing lagi melihat sosok muslimin, terutama muslimah berjilbab. Namun demikian, muslimin sangat jarang ditemukan di kota kecil. Oleh karena itu, keberadaan muslimah berjilbab akan sedikit menarik perhatian masyarakat pedesaan. Apabila kita berkunjung ke daerah pemukiman atau pedesaan, bersikap ramah lah dan ucapkan aisatsu (greetings) kepada masyarakat setempat. Q: Adakah komunitas muslim Indonesia di Sendai? Tentu ada! Komunitas muslim Indonesia di Sendai bernama Keluarga Muslim Indonesia di Sendai (KMIS). Berikut link media KMIS: Website: http://kmi-s.ppisendai.org Facebook: https://www.facebook.com/kmi.sendai, Instagram: https://www.instagram.com/kmisendai, FB group: https://www.facebook.com/groups/kmi.sendai Khusus untuk muslimah, kita mempunyai acara “Kemuslimahan” yang melaksanakan pertemuan setiap dua pekan. Kita juga mempunyai Tohoku University Muslim Cultural Association (TUMCA) (https://www.facebook.com/TUMCA) sebagai komunitas internasional mahasiswa muslim Tohoku University, dan tentu saja, Islamic Cultural Centre Sendai (ICCS) atau yang lebih dikenal sebagai Masjid Sendai. Alhamdulillaah, kegiatan keislaman di Sendai cukup banyak walaupun kita tinggal di Jepang. Q: Adakah Masjid di Kota Sendai? Alhamdulillaah, Sendai memiliki sebuah Masjid bernama Islamic Cultural Centre Sendai (ICCS) yang berlokasi di Hachiman 7-chome 7-24. Akses transportasi umum ke Masjid bisa mempergunakan bus kota nomor 840, 845, 850, 855, 860 dari Sendai station. Selain itu, Sato-san (presiden ICCS) secara Istiqamah menjemput muslimin di Sanjomachi dan Hachiman untuk shalat subuh dan Isya berjama’ah di Masjid. Q: Makanan apa yang boleh dikonsumsi di Jepang? Sebagai umat Islam, tentunya kita mengkonsumsi makanan/minuman yang halal dan baik (thayyib). Namun demikian, memang tidak semua makanan yang dijual di Jepang dapat kita konsumsi. Berikut adalah informasi singkat tentang jenis kandungan makanan/minuman yang tidak boleh dikonsumsi, kami ambil dari halal card oleh Tohoku University Muslim Cultural Association (TUMCA): Daging babi 豚肉 Daging sapi 牛肉 Daging domba 羊肉 Daging ayam 鶏肉 Shortening dari lemak babi ショートニングラーAlkohol dan turunannya アルコール、酒 Gelatin ゼラチン (di Jepang pada umumnya terbuat dari babi) Mengapa daging sapi, ayam, dan domba tidak boleh dikonsumsi muslimin? Karena penyembelihan hewan tersebut di Jepang pada umumnya tidak dilakukan dengan cara yang halal. Namun bila menemukan produk daging tersebut berlabel halal, maka tentu saja boleh dikonsumsi. Selain memeriksa ingredients, hal lain yang harus diperhatikan adalah proses pembuatannya yang tidak tercampur dengan zat yang haram. Untuk hal satu ini, banyak sekali produk yang mencantumkan zat-zat yang mungkin saja tercampur atau memakai peralatan produksi yang sama dengan zat yang haram. Sebagai contoh, beberapa produk mencantumkan bahwa proses menggunakan peralatan yang sama dengan produk mengandung daging babi, daging ayam, atau daging sapi. Penjelasan ini dapat ditemukan di bawah kotak ingredients. Bila kita ragu, maka jangan segan-segan menanyakan kandungan bahan makanan atau cara pembuatannya kepada penjual atau produsen nya. Menanyakan ingredients dan proses produksinya adalah hal yang wajar di Jepang sebagai hak konsumen. Hal ini disebabkan masyarakat Jepang sangat sensitif kepada alergen (zat pemicu alergi) sehingga ingredients harus disampaikan dengan benar dan aktual. Sebaiknya kita memberi tahu sensei, atasan, dan teman-teman tentang diet halal kita. Q: Di mana kita bisa membeli produk makanan/minuman halal/muslim friendly di Sendai? Ada banyak tempat yang menjual produk halal/muslim friendly. Beberapa contoh supermarket menjual banyak sekali produk import termasuk yang berlabel halal, sebagai contoh Gyomu Super 業務スーパー , Sato Sokai サトー商会, Kaldi Coffee, dan Jupiter. Convenience store (konbini) seperti seven eleven juga banyak sekali mengeluarkan produk yang muslim friendly, seperti onigiri, yoghurt, oyatsu (snack), beverages. Kita juga dapat mengkonsumsi beberapa produk (tidak semua) dari restoran seperti kaisen misakiko, gyutan yamajo, kappa sushi, T’s tantan ramen, Saizeriya, Ootoya, dan Marumatsu. Ada juga restoran India atau timur tengah yang produknya bisa kita konsumsi, seperti Namaskar (halal), Nan Tandori (halal), Zaytoon (halal), dan Tajuk. Bila anda pertama kali mendengar nama restoran tersebut , mohon tanyakan tentang jenis produk yang boleh dikonsumsi oleh muslim ke warga lama atau melalui berbagai sosial media (contoh: Enjoying Tohoku food for muslims and vegetarians) atau ke pelayannya. Patut juga kita perhatikan, bahwa ingredients di Jepang mudah sekali berubah. Oleh karena itu, banyak produk-produk yang dahulu bisa dikonsumsi namun sekarang menjadi haram, begitu juga sebaliknya. Bagaimana dengan di kampus? Alhamdulillaah, ada banyak produk yang berlogo halal maupun muslim friendly di kantin kampus Tohoku University. Bahkan di kantin engineering, setiap hari Rabu disediakan chicken shoyu ramen halal. Ada juga donat (muslim friendly) yang dijual di kantin Kawauchi/Aobayama hanya selama 2 hari di setiap bulannya. Ada juga Tohoku University coop lunch box and halal di dekat Aobayama Eki (lantai 2 gedung Lawson). Selain toko dan restauran, kita juga dapat berbelanja produk halal di berbagai toko online, seperti Toko Indonesia, Sariraya, Padma, Ajinatori, dan lain-lain. Nah selain itu, kabar gembira bagi yang kawan-kawan yang merindukan makanan Indonesia, di Izumi juga terdapat rumah makan milik orang Indonesia, yaitu rumah makan Mbak Sari Asute. Sesekali kawan-kawan mungkin bisa mampir kesana. Q: Adakah produk makanan/minuman bersertifikat halal di Jepang? Tentu ada dan cukup banyak jumlahnya. Tidak seperti di Indonesia di mana sertifikat halal hanya diterbitkan oleh Majelis Ulama Indonesia (MUI), ada banyak lembaga yang dapat memberikan sertifikat halal di Jepang. Selain itu, banyak pula produk yang bersertifikat halal dari negara lain, seperti dari Malaysia, Thailand, Turki, Korea, dan Indonesia. Q: Di mana kita bisa berwudlu bila tidak di Masjid atau di apato (apartment)? Kita bisa berwudlu di wastafel di berbagai gedung. Salah satu gedung yang menyediakan fasilitas berwudlu adalah gedung International Exchange Building (A12) Tohoku University di dekat Kawauchi station. Ada beberapa hal yang harus diperhatikan saat berwudlu di wastafel: Pastikan bahwa wastafel dan lantai toilet kembali bersih dan kering setelah kita berwudlu. Oleh karena itu, dianjurkan untuk membawa zokin (lap) untuk membersihkan dan mengeringkan wastafel/lantai/kaca. Ingat ya, jangan biarkan wastafel dan lantai becek setelah berwudlu! Masyarakat Jepang sangat menjunjung tinggi etika kesantunan. Mereka akan merasa aneh melihat kita mengangkat dan membasuh kaki di wastafel. Oleh karena itu, pastikan bahwa toilet dalam keadaan sepi apabila kita hendak mengangkat kaki ke wastafel. Bagaimanapun juga, kehidupan sosial menjadi hal yang juga diatur dalam Islam. Kita juga bisa melakukan wudlu tanpa membasuh kaki yaitu dengan mengusap khuff, atau dikenal dengan istilah al-mashu ‘ala al-khuffain, sebagai bentuk keringanan dari Allah Ta’ala. Q: Selain di apato dan masjid, di mana kita bisa sholat? Apabila sedang bepergian, kita bisa sholat di mana saja asalkan bukan di tempat yang diharamkan (tempat sampah, kuburan, tempat penyembelihan hewan, tengah jalan, kamar mandi, kandang unta, di atas bangunan Ka’bah). Oleh karena itu, bila waktu shalat tiba, segeralah untuk shalat bila telah menemukan tempat yang boleh dan baik untuk shalat. Contoh tempat tersebut adalah di pojok/corner yang sepi, ruang ganti baju pada powder room wanita (contoh di gedung Fujisaki), taman, atau fitting room bila anda sedang berbelanja. Jangan lupa untuk selalu membawa alas shalat, seperti sajadah lipat/travel atau shikimono (terpal kecil, ada di 100 yen shop), mukena (tidak mutlak diperlukan), atau kaos kaki. Bagaimana dengan di kampus? Alhamdulillaah berbagai gedung memiliki tempat shalat dan peserta shalat jama’ah. Biasanya tempat shalat ini mempergunakan space atau ruang kosong yang jarang dipergunakan. Muslimin juga mengadakan shalat jama’ah di lobi Kaikan (International House Sanjo 1) terutama shalat subuh, Isya, dan juga di saat akhir pekan. Q: Bagaimana menentukan arah Kiblat di Jepang? Kita bisa menemukan arah Kiblat dengan mempergunakan berbagai aplikasi penunjuk arah kiblat.. Arah kiblat untuk daerah Sendai dan sekitarnya adalah pada sudut 293 derajat. Q: Apa tips agar bisa Istiqamah ber-islam di Jepang? Selain memohon kepada Allah Ta’ala untuk menguatkan iman dan islam, faktor terpenting adalah bergaul dengan komunitas muslim. Tentu saja, mereka bukanlah komunitas malaikat yang tanpa khilaf. Namun setidaknya dengan bergaul dengan lingkungan yang Islami akan senantiasa menambah ilmu, menguatkan ibadah, dan menambah keshalihan, insya Allah. Ayo mari mengikuti berbagai kegiatan KMIS dan pengajian Islam lainnya yang ada di Sendai. Wallohu a’lam bish showwab. [mbr]

Related posts

Quiz: Temukan Kata

KMI Sendai

Inspirasi dari M. Shoufie Ukhtary

KMI Sendai

Reportase Idul Adha di Sendai, Jepang

KMI Sendai

Leave a Comment

:D :) :( :eek: :o :-S 8) :oops: ;-( :lol: :| :x :P :mrgreen: :wink: :dizzy: :roll: :arrow: :idea: :?: :!: :evil: 0==(D)

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.