MABRUK SerbaSerbi

KMI Sendai 2018-2019: Sendai Berhijrah

Pengurus KMI-Sendai 2018-2019

-Muhammad Alfiyandy Hariansyah-
Ketua KMIS 2018/2019

“Ditinggal adalah suatu keniscayaan.” Begitu bunyi kalimat yang masih jelas menggema
di pikiran saya, sedari rapat Tim Formatur KMIS. Menjadi KMIS-1 seolah-olah dituntut untuk
mengemban beban berat seorang diri. Beban tanggung jawab yang terkesan dilempar dari satu
individu ke individu lain. Tapi saya tahu, saya tidak sendiri. Saya tahu masih banyak kawan,
sahabat, dan rekan yang peduli dengan KMIS untuk kemudian bersama-sama mewujudkan dan
menghidupkan kembali wadah harmoni kebersamaan ini. Tinggal bagaimana kita bisa
mengkordinasikan potensi sumber daya yang ada.
Berangkat dari semangat itu, saya dan beberapa rekan dari Tim Formatur mencoba
meninjau ulang sistem kepengurusan yang selama ini sudah ada di KMIS. Opini yang lahir dari
fakta, belum ada distribusi tugas yang “utuh” dalam kepengurusan sehingga membuat tugas
terasa berat, karena ditokohkan pada beberapa orang saja. Solusi dari hal tersebut: penetapan
lima divisi yang sesuai dengan lima misi KMIS yang dirumuskan dalam Tim Formatur KMIS.
Terdengar kaku? Loh, kok KMIS jadi formal banget? Bukan begitu, KMIS tetap menjadi
organisasi kekeluargaan dengan visi menjadi wadah persaudaraan, pembelajaran, dan syiar
Islam bagi warga muslim Indonesia di Sendai tanpa ada unsur politik dalam wadah ini. Satu hal
yang menjadi perhatian saya, bagaimana KMIS ini bisa merangkul semua warga muslim
Indonesia di Sendai dan bisa membuat anggota nya berpartisipasi aktif di dalamnya, karena
yang saya rasakan selama ini: itu itu saja yang aktif. Berbagai upaya sudah dilakukan di awal,
Open Recruitment Pengurus KMIS, Pemilihan Kadiv, Pembahasan Proker, Kotak Saran KMIS dll
yang saya rasa semuanya bersifat teknis. Tujuannya tiada lain agar semua bisa terlibat dalam
wadah ini.
Dengan membawa tagline: Sendai Berhijrah, saya pribadi mengajak kawan-kawan
semua untuk berkontribusi dalam “paguyuban KMIS” ini. Kenapa hijrah? Hijrah bukan hanya

berkaitan dengan fisik, tapi juga terkait segala sesuatu yang membuat kita semakin dekat
dengan Rabb kita, membawa perubahan ke arah yang lebih baik. Tak perlu menjadi pengurus
KMIS untuk berkontribusi, saran dan kritik membangun pun sangat berarti, dan setidaknya kita
“aware” akan adanya wadah kekeluargaan ini yang sudah sepatutnya kita manfaatkan untuk
bersama-sama belajar, mengeratkan ukhuwwah, tentunya untuk menggapai ridha Allah
Subhaanahu wa Ta’ala.
“Mari mulai menyiapkan diri, berkarya bukan untuk
perlombaan ego diri. Tak hanya sekadar frasa, tapi juga
berkiprah dengan segala yang kita bisa.”

“Eksistensi seorang pemuda pemudi -demi Allah- adalah dengan ilmu dan ketaqwaan.
Jika keduanya tidak ada padanya, maka tidak ada jati diri padanya.”

-Nashir Al Sunnah, penyelamat sunnah-
Al-Imam Asy Syafi’i

Program Kerja KMI Sendai 2018-2019
1. Divisi Ukhuwah Islamiyah: Pertemuan KMI Sendai, Rihlah KMIS, Inventarisasi
2. Divisi Pendidikan: Sendai Mengaji, Tahsin KMIS, Pelatihan dan Penulisan Web Islam Ilmiah,
Seminar Pangan dan Obat Halal
3. Divisi Syiar dan Media: Mabit Rutin, Majalah KMIS, Tanya KMI, Standarisasi desain
4. Konsultasi dan Keluarga: Kelas Keluarga, Layanan Konsultasi dan Warga Bicara
5. Humas dan Pelayanan: KMIS bebersih Masjid, Layanan Penjemputan, dan Halal class

Related posts

Awas keledai!

KMI Sendai

Lomba Fotografi KMIS 2013

KMI Sendai

Satu lagi remaja Jepang masuk Islam

KMI Sendai

Leave a Comment

:D :) :( :eek: :o :-S 8) :oops: ;-( :lol: :| :x :P :mrgreen: :wink: :dizzy: :roll: :arrow: :idea: :?: :!: :evil: 0==(D)

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.