Buljum 2016.5.27: Bulan Ramadhan, Bulan Al-Qur’an

Bulan suci Ramadhan akan segera tiba, mari kita sambut bulan ini dan ibadah puasa yang diwajibkan di dalamnya, karena puasa adalah sebuah ibadah yang pahalanya hanya Allah yang mengetahuinya.

Dalam sebuah hadits yang diriwayatkan oleh Abu Hurairah, Rasulullah ﷺ bersabda,

كُلُّ عَمَلِ ابْنِ آدَمَ يُضَاعَفُ الْحَسَنَةُ عَشْرُ أَمْثَالِهَا إِلَى سَبْعِمِائَةِ ضِعْفٍ قَالَ اللَّهُ عَزَّ وَجَلَّ إِلاَّ الصَّوْمَ فَإِنَّهُ لِى وَأَنَا أَجْزِى بِهِ يَدَعُ شَهْوَتَهُ وَطَعَامَهُ مِنْ أَجْلِى لِلصَّائِمِ فَرْحَتَانِ فَرْحَةٌ عِنْدَ فِطْرِهِ وَفَرْحَةٌ عِنْدَ لِقَاءِ رَبِّهِ. وَلَخُلُوفُ فِيهِ أَطْيَبُ عِنْدَ اللَّهِ مِنْ رِيحِ الْمِسْكِ

“Setiap amalan kebaikan yang dilakukan oleh manusia akan dilipatgandakan dengan sepuluh kebaikan yang semisal hingga tujuh ratus kali lipat. Allah Ta’ala berfirman (yang artinya), ‘Kecuali amalan puasa. Amalan puasa tersebut adalah untuk-Ku. Aku sendiri yang akan membalasnya. Disebabkan dia telah meninggalkan syahwat dan makanan karena-Ku. Bagi orang yang berpuasa akan mendapatkan dua kebahagiaan yaitu kebahagiaan ketika dia berbuka dan kebahagiaan ketika berjumpa dengan Rabbnya. Sungguh bau mulut orang yang berpuasa lebih harum di sisi Allah daripada bau minyak kasturi.’” [HR. Bukhari dan Muslim]

Lanjut baca

Buljum 2016.4.22: Siapkah Kita Menyambut Ramadhan?

Tak terasa kita telah memasuki pertengahan bulan Rajab. Tinggal satu setengah bulan tersisa sebelum kita bertemu dengan bulan yang sama-sama kita rindukan, Bulan Ramadhan. Pertanyaan besar pada diri kita masing-masing, sudah seberapa jauhkah kita mempersiapkan diri kita untuk menyambut kedatangan bulan mulia ini? Atau jangan-jangan kita termasuk segolongan umat yang tak sadar akan semakin dekatnya bulan ini? Lanjut baca

Buljum 2015.7.24: Merasakan Bekas-Bekas Ramadhan

Ramadhan adalah bulan yang penuh keberkahan, bulan dimana pintu-pintu surga dibuka lebar dan pintu-pintu Neraka ditutup. Dari Abu Hurairah, ia berkata, bahwa Rasulullah ﷺ telah bersabda:

إذا جاء رمضان فتحت أبواب الجنة وغلقت أبواب النار، وصفدت الشياطين

”Apabila datang bulan Ramadhan, maka dibukalah pintu-pintu surga dan ditutup pintu-pintu neraka serta syaitan dibelenggu.” (Muttafaqun ‘alaihi).

Dibukanya pintu surga dan ditutupnya pintu neraka tersebut secara otomatis mengondisikan umat Islam dalam situasi ketaatan yang tak dijumpai di bulan-bulan lainnya. Di siang hari umat Islam dikondisikan dengan puasa, di malam hari umat Islam dikondisikan dengan sholat Tarawih. Pun dengan seruan-seruan menghatamkan Qur’an yang merdu terdengar sepanjang Ramadhan. Bulan Ramadhan pun menjadi bulan yang menyulitkan kita untuk bersikap riya’. Ketika kita berpuasa, orang lain pun berpuasa. Pun ketika kita menghatamkan Qur’an, orang lain juga menghatamkan Qur’an bahkan jauh lebih banyak dibandingkan kita. Hal itulah yang kemudian menjadikan bulan Ramadhan begitu spesial bagi pendidikan diri kita. Maka dari itu menjadi penting bagi kita untuk mengetahui dan menyadari apa saja bekas-bekas yang ditinggalkan Ramadhan bagi kita.

Lanjut baca

Mega-proyek Ramadhan

ramadhanAlhamdulilah, pada 21 Juli 2012 KMI-Sendai menyelenggarakan buka bersama sebagai rangkaian program SERIUS 1433 H. Pada edisi pembukaan ini disampaikan materi penyemangat dengan topik “Mega-proyek Ramadhan”. Ada sekurangnya 7 mega-proyek yang dirangkum oleh Mas Jimmy yang menyampaikan materi tersebut. Mari kita lihat satu per satu. Lanjut baca

SERIUS 1433 H

Alhamdulillah, tidak terasa bulan Ramadhan 1433 H sudah tiba. Untuk menghadapi bulan yang penuh kemuliaaan dan sukacita ini, KMI Sendai akan menjalaninya dengan SERIUS.

SERIUS 1433 H = Semarak Ramadhan dan Idul Fitri di Sendai 1433 H

Tentunya semakin serius kita bersiap diri dan menjalani ibadah di bulan Ramadhan, insya Allah jerih payah kita akan mendapat balasan yang berlipat ganda dari Allah Subhanahu wa Ta’ala. Rencananya SERIUS terdiri dari 4 acara utama:

(1) Ta’lim dan buka bersama pekanan

Tempat: Tohoku International House / Naigai
21 Juli 2012 [bersama pemateri lokal Sendai]
28 Juli 2012 [bersama Ustadz Salim A. Fillah, penulis buku-buku bestseller]
4 Agustus 2012 [bersama Ustadz Muslih Abdul Karim, pakar tafsir Al-Quran]

Contact person donasi buka puasa: Yuni Azizah.

Barangsiapa memberi makan orang yang berpuasa, baginya pahala seperti orang yang berpuasa tersebut tanpa mengurangi pahala orang yang berpuasa sedikit pun.
[HR. Tirmidzi 807, Ibnu Majah 1746, dan Ahmad 5/192]

(2) Buka bersama internasional (ICCS) dengan host Indonesia-Malaysia

Tempat: Masjid Sendai
12 Agustus 2012: hari H untuk menjamu warga ICCS

Contact person: Pak Alimansyar

(3) Daurah Natsu Sendai

(Informasi lebih lanjut bisa dilihat di halaman Daurah Sendai)

Tempat: Masjid Sendai
13 s.d. 15 Agustus 2012 [I’tikaf dan berburu Lailatul Qadr, bersama Ustadz Abu Fairuz]

Contact person panitia lokal: Ridwan dan Jimmy (e-mail: muslimsendai at gmail dot com)

Dari ‘Aisyah radhiyallahu’anha: Rasulullah shallallaahu’alaihi wa sallam melakukan i’tikaf di sepuluh hari terakhir bulan Ramadhan sampai Allah mewafatkan beliau. Kemudian para istrinya melakukan i’tikaf sepeninggal beliau.
[HR. Bukhari dan Muslim]

Carilah Lailatul Qadr pada sepuluh malam terakhir. Jika kalian merasa lemah atau tidak mampu, jangan sampai dikalahkan oleh tujuh hari sisanya.
[HR. Muslim 1165]

(4) Silaturahim dan Perayaan Idul Fitri 1433 H:
19 Agustus 2012 (untuk tempatnya masih dalam konfirmasi)

SALAM SEMANGAT MENGHADAPI RAMADHAN 1433H!

Jadwal buka bersama Ramadhan 1433 H

Insya Allah penyelenggaraan buka puasa bersama warga KMI-S dijadwalkan pada setiap hari Sabtu selama Ramadhan 1433 H, yaitu:

  • 21 Juli 2012
  • 28 Juli 2012
  • 4 Agustus 2012
  • 18 Agustus 2012

Tempat acaranya insya Allah di Tohoku University International House Sanjo #2 atau biasa dikenal sebagai Naigai International House. Detail acara dan liputannya insya Allah diumumkan di blog ini.

Mari yuk mari yang mau menjamu buka puasa bersama silakan menghubungi pengurus KMI-S. Kita ingat sebuah hadits:

مَنْ فَطَّرَ صَائِمًا كَانَ لَهُ مِثْلُ أَجْرِهِ غَيْرَ أَنَّهُ لاَ يَنْقُصُ مِنْ أَجْرِ الصَّائِمِ شَيْئًا

Barangsiapa memberi makan orang yang berpuasa, maka baginya pahala seperti orang yang berpuasa tersebut, tanpa mengurangi pahala orang yang berpuasa itu sedikit pun juga.

[HR. Tirmidzi no. 807, Ibnu Majah no. 1746, dan Ahmad 5/192, dari Zaid bin Kholid Al-Juhani. At-Tirmidzi mengatakan bahwa hadits ini hasan shahih. Syaikh Al-Albani mengatakan bahwa hadits ini shahih.]