Buljum 2016.3.11: Mungkin Itu Lebih Baik Bagi Kita

Allah ﷻ berfirman dalam Al-Quran,

كُتِبَ عَلَيْكُمُ الْقِتَالُ وَهُوَ كُرْ‌هٌ لَّكُمْ وَعَسَىٰ أَن تَكْرَ‌هُوا شَيْئًا وَهُوَ خَيْرٌ‌ لَّكُمْ وَعَسَىٰ أَن تُحِبُّوا شَيْئًا وَهُوَ شَرٌّ‌ لَّكُمْ وَاللَّـهُ يَعْلَمُ وَأَنتُمْ لَا تَعْلَمُونَ

“Diwajibkan atas kamu berperang, padahal berperang itu adalah sesuatu yang kamu benci. Boleh jadi kamu membenci sesuatu, padahal ia amat baik bagimu, dan boleh jadi kamu menyukai sesuatu, padahal ia amat buruk bagimu. Allah Mengetahui sedangkan kamu tidak mengetahui.” [QS. Al-Baqarah: 216] Lanjut baca

Buljum 2015.11.6: Haji dari Jepang: Persiapan

Ibadah haji merupakan salah satu di antara ibadah agung yang disyariatkan oleh Allah ﷻ kepada hamba-Nya, sekaligus merupakan rukun Islam yang terakhir. Firman-Nya:

فيهِ آياتٌ بَيِّناتٌ مَقامُ إِبراهيمَ ۖ وَمَن دَخَلَهُ كانَ آمِنًا ۗ وَلِلَّهِ عَلَى النّاسِ حِجُّ البَيتِ مَنِ استَطاعَ إِلَيهِ سَبيلًا ۚ وَمَن كَفَرَ فَإِنَّ اللَّهَ غَنِيٌّ عَنِ العالَمينَ

“Padanya terdapat tanda-tanda yang nyata, (di antaranya) maqam Ibrahim; barangsiapa memasukinya (Baitullah itu) menjadi amanlah dia; Mengerjakan haji adalah kewajiban manusia terhadap Allah, yaitu (bagi) orang yang sanggup mengadakan perjalanan ke Baitullah; Barangsiapa mengingkari (kewajiban haji), maka sesungguhnya Allah Maha Kaya (tidak memerlukan sesuatu) dari semesta alam“. [QS. Ali Imran : 97] Lanjut baca

Buljum 2015.8.28: Menuntut Ilmu Sebagai Mahasiswa di Jepang

Cukup banyak anggota komunitas Muslim di Sendai adalah mahasiswa di Tohoku University, termasuk penulis. Tulisan ini hanyalah sebagai catatan dan pengingat untuk para penuntut ilmu, khususnya untuk penulis sendiri, mengenai proses menuntut ilmu sebagai mahasiswa di Jepang.

Setiap orang mempunyai tujuannya masing-masing dalam menuntut ilmu. Ada yang menuntut ilmu untuk mencari ijazah demi mendapatkan kesempatan meraih penghasilan yang lebih tinggi di masa depan. Ada yang menuntut ilmu untuk memuaskan rasa ingin tahu, mencari jawaban untuk berbagai persoalan hidup. Ada juga yang berniat untuk memajukan negara dengan ilmunya. Atau ada juga yang sekedar mengikuti arus orang-orang di sekelilingnya. Dan bermacam tujuan-tujuan lainnya.

Apapun tujuan kita mencari ilmu, perlu diperhatikan bahwa dalam Islam, hukum mencari ilmu adalah wajib, sebagaimana disebutkan dalam sebuah hadits terkenal dari Anas bin Malik dan beberapa sahabat lainnya.

عن أنس بن مالك , قال : قال رسول الله صلّى الله عليه وسلّم : طلب العلم فريضة على كلّ مسلم

“Dari Anas bin Malik Radhiyallahu’anhu, ia berkata: Rasulullah bersabda: Menuntut ilmu itu adalah kewajiban bagi setiap Muslim.” (Shahih: Diriwayatkan oleh Imam Ibnu Majah rahimahullah didalam Sunan nya, hadits no 223. Dishahihkan oleh Syaikh Al-Albani)

Karena itu, bagi seorang muslim, mencari ilmu bisa menjadi suatu bentuk ibadah, dan inilah yang seharusnya menjadi tujuan utama kita dalam mencari ilmu, sebelum tujuan-tujuan lainnya.

Lanjut baca

Buljum 2015.8.14: Semangat Sang Kakek dan Syiar Islam Melalui Shalat Berjamaah

Sendai, suatu pagi di musim dingin, alhamdulillah, Jepang diguyur salju lebat sejak semalam yang lalu. Hujan salju ini mungkin yang terlebat dalam beberapa belas/puluh tahun terakhir untuk beberapa kota besar. Saat itu dilaporkan di sebuah koran, di area Kanto ketebalan rata-rata salju bisa mencapai 20-30 cm, sedangkan di area Tohoku (Sendai termasuk di dalamnya) ketebalan salju bisa mencapai 40 cm, rekor tersendiri untuk area ini.

buljum-20150814-1

Sambil membaca informasi dari koran tersebut, sekitar pukul lima pagi, di tempat menunggu biasanya, si Fulan sudah pesimis bertemu dengan sang kakek. Maklum saja, salju setebal 40 cm di jalanan yang masih sepi belum tergerus arus lalu lintas pagi rasanya agak mustahil diterobos mobil sang kakek. Hampir saja Fulan kembali ke rumah, sambil berpikiran bahwa salju ini bisa menjadi udzur untuk tidak memenuhi panggilan Sang Khaliq di rumah-Nya. Entah sudah keberapakalinya si Fulan mencari-cari udzur untuk tidak turut berangkat bersama sang kakek.

Lanjut baca

BBQ 2014.12.14: Ilmu Syar’i yang Bermanfaat

catatan ilmuAlhamdulillah pada Ahad 14 Desember 2014 telah dapat dilangsungkan kajian BBQ (Belajar Bareng Quran) yang salah satunya mengundang Ustadz Ammi Nur Baits (pengelola Situs Konsultasi Syariah) untuk menjadi pemateri kajian ini. BBQ adalah kajian ikhwan KMI-S yang biasanya diadakan setiap hari Sabtu atau Ahad dua pekan sekali, dan alhamdulillah mulai pertemuan bersama Ustadz Ammi ini insya Allah beliau selanjutnya berkenan menjadi pemateri tetap kajian BBQ.

Pada kajian pertama dengan Ustadz Ammi ini, materi yang dibahas adalah mengenai ilmu (syar’i) yang bermanfaat. Beliau mengambil rujukan dari Kitab Al-Fawa’id karya Ibnu Qayyim Al-Jauziyah pada salah satu tulisan yang secara khusus mengambil faedah dari Surat Qaf ayat ke-37. Berikut ini rangkumannya.

Apa itu ilmu yang bermanfaat?

Ilmu yang bermanfaat adalah ilmu yang dapat memberikan pengaruh baik (atau pengingat/dzikro) pada sang penuntut ilmu, yang tampak dalam perkataan maupun perilakunya. Dengan ilmu yang bermanfaat, seorang penuntut ilmu akan lebih dekat hatinya kepada Allah  dan perbuatannya condong pada kebaikan (cek juga Surat Ar-Ra’d: 28).

Bagaimana mendapatkan ilmu yang bermanfaat?

Ibnul Qayyim secara khusus merujuk pada Surat Qaf ayat ke-37 mengenai bagaimana caranya agar kita dapat meraih ilmu yang bermanfaat.

إِنَّ فِي ذَٰلِكَ لَذِكْرَ‌ىٰ لِمَن كَانَ لَهُ قَلْبٌ أَوْ أَلْقَى السَّمْعَ وَهُوَ شَهِيدٌ

 “Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat peringatan bagi orang-orang yang mempunyai hati atau yang menggunakan pendengarannya, sedang dia menyaksikannya. [Qaf: 37]

Lanjut baca

Makanan halal di Gyomu Supa

Alhamdulillah, varian makanan halal semakin banyak dan mudah ditemukan di Kota Sendai, salah satunya di Gyomu Supermarket (業務スーパー). Lokasi paling dekat dari Sendai station adalah 業務スーパー 仙台一番町店 (Gyomu Supermarket Ichibancho, Lantai B1). Foto pintu masuknya seperti di bawah ini.

Pintu masuk supermarket

Pintu masuk supermarket.

Di Gyomu Supa, ada beberapa makanan berlabel halal yang dapat dengan mudah ditemukan. Bahkan, ada satu (mie goreng) yang berlabel halal MUI. Lanjut baca