• Home
  • Tanya KMIS
  • Tanya KMIS: Bolehkah memberikan makanan yang tidak halal kepada kawan non-muslim?
Tanya KMIS

Tanya KMIS: Bolehkah memberikan makanan yang tidak halal kepada kawan non-muslim?

IlustrationSource: https://www.edimdoma.ru/kulinarnaya_shkola/posts/18366-kak-pravilno-prigotovit-myaso-na-grile

Dalam kondisi telah membeli makanan/minuman, kemudian baru sadar kalau di dalam komposisi nya ada zat yang haram, apa yang harus kita lakukan? Apakah memberikannya kepada teman non-muslim adalah tindakan yang tepat?

Jawaban:

Bila sudah terlanjur dimakan dan memang kita sudah berusaha mencari tahu dan hasil penelusuran kita mengarahkan bahwa itu halal, lantas kita memakannya, lalu didapat informasi yang lebih valid bahwa itu haram, hal ini keterlanjuran ketidaktahuan yang menjadikan kita tidak berdosa dalam memakannya.

Akan tetapi, sisa dari makanan tidak boleh dihabiskan, harus langsung dibuang. Kita pun dituntut untuk bertaubat dengan istighfar, taubat nasuha, dan lebih hati-hati di kemudian hari.

Perlu diperhatikan bahwa tidak dosanya kita dalam memakan karena “ketidaktahuan” bukan berarti kita terhindar dari efek buruk makanan tersebut dalam diri kita. Efek dari makanan yang haram terhadap tubuh di antaranya adalah menjadikan badan malas beribadah. Sama seperti racun, sesuatu yang beracun yang tak sengaja kita makan tentu saja tetap meracuni diri kita.

Selain itu, ada perbedaan antara ketidaktahuan dalam keterlanjuran dengan sengaja asal-asalan, tidak hati-hati dan tidak selektif dalam makan atau minum. Sikap asal-asalan dalam makanan ini bisa membuat kita berdosa.

Bagaimana kalau memberikannya kepada nonmuslim? Para ulama sudah banyak membahas persoalan ini dan hukumnya TIDAK BOLEH dengan alasan sebagai berikut:

i. Segala sesuatu yang haram bagi muslim sejatinya juga haram bagi nonmuslim. Di dalam hukum asal orang Yahudi dan Nasrani misalnya, di mereka ini babi, anjing, khamar, riba itu diharamkan, hanya saja mereka mengubah isi kitab mereka. Demikian pula orang-orang musyrik juga hukum asalnya adalah haram memakan yang haram, tetapi mereka tidak punya pegangan agama yang benar sehingga mereka menghalalkan yang haram.

ii. Diharamkan tolong-menolong dalam kemaksiatan dan dosa. Memberikan yang haram kepada nonmuslim sama saja menolong mereka melakukan dosa.

iii. Dengan membuang makanan yang haram akan lebih selamat, bukan masalah sayang atau “mubazir”, bukan begitu tempatnya kaidah ini. Justru seharusnya sebelum kita mengeluarkan harta kita perlu memastikan apakah harta yg kita keluarkan itu akan mubazir atau israf (berlebih-lebihan). Kadang kita tidak jeli menilai antara kebutuhan atau keinginan. Kalau kebutuhan lapar kita bisa makan yang jelas halal, pun hanya buah atau sayuran. Masalahnya kita ‘terjebak’ keinginan makan/minum yang ‘enak-enak’ semisal daging-dagingan dan sesuatu yang mengandung khamar.

Di dalam Surat Al-Baqarah, larangan makan yang haram itu ayatnya berdekatan antara perintah kepada semua manusia dan perintah kepada yang beriman. Di Al-Baqarah: 167, Allah menyeru dengan “yaa ayyuhan naas”, sementara di Al-Baqarah: 172 Allah menyeru “yaa ayyuhal ladziina aamanuu”.

Bacaan lebih lanjut:

http://www.alifta.net/Fatawa/fatawaChapters.aspx?languagename=id&View=Page&PageID=543&PageNo=1&BookID=3
https://muslim.or.id/29520-ringkasan-hal-hal-yang-boleh-dan-tidak-boleh-terhadap-non-muslim.html

Catatan tambahan: Masuk dalam bab ini, bekerja di tempat yang menjual makanan dan minuman yang haram, bekerja di tempat yang kita melayani memberikan makanan dan minuman yang haram. Hukumnya juga tidak boleh.

Bertaqwalah, rezeki Allah itu luas.

Wallaahu a’lam.

Dijawab oleh Ustadz Fata Fahmi (Ketua Bidang Ibadah Keluarga Masyarakat Islam Indonesia)

 

Related posts

Tanya KMIS: Bolehkah Shalat Jumat Hanya Dengan Dua Orang dan Tidak Dilaksanakan Di Masjid?

KMI Sendai

Teliti Dalam Memilih Makanan

KMI Sendai

Tanya KMIS: Menyumbangkan Mushaf Al-Qur’an Yang Sudah Tak Terpakai

KMI Sendai

Leave a Comment

:D :) :( :eek: :o :-S 8) :oops: ;-( :lol: :| :x :P :mrgreen: :wink: :dizzy: :roll: :arrow: :idea: :?: :!: :evil: 0==(D)

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.